Tahapan Tahapan Teori Ekonomi Rostow

Di tulis langsung oleh Dr. Yuris Se, M.M dari Universitas Dharmawangsa untuk Taufik Nur Bachtiyar Rabu, 6 Agustus 2014.


TAHAP-TAHAP PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT


Dalam dimensi ekonomi semua masyarakat digolongkan dalam 5 kategori (ROSTOW) :
1. Masyarakat Tradisional
  • Sebagian besar sumber produksinya untuk pertanian
  • Daerah dan volume perdagangan berubah sesuai dengan tingkat pergolakan politik dan sosial.
  • Ilmu pengetahuan dan teknologi modern tidak dapat diterapkan secara teratur dan sistematik.
  • Adanya suatu batas tertinggi bagi tingkat output perkapita yang dapat dicapai.
  • Suatu masyarakat yang strukturnya dibangun dalam fungsi produksi terbatas berdasarkan ilmu pengetahu an dan teknologi serta pandangan pra-Newton.

2. Prasyarat Lepas Landas
  • Masyarakatnya sedang dalam proses peralihan dimana sudah ada prasyarat untuk lepas landas mengeksplotasi hasil ilmu pengetahuan modern.
  • Fungsi produksi baru baik pertanian dan industri menggunakan konsep ilmu pengetahuan modern dan meluasnya pasar dunia serta terjadinya persaingan merebut pasar internasional (Eropa Barat abad 17/18)
  • Pendidikan diperluas dan diubah sesuai kegiatan ekonomi modern timbul tipe manusia baru yang berprakarsa dalam perekonomian swasta (memobilisasi tabungan dan mengambil resiko untuk mengejar keuntungan serta melaksanakan modernisasi).    
  • Dalam periode peralihan memperlihatkan perubahan penting dalam perekonomian dan dalam keseimbangan nilai sosial namun sifat yang menentukan sering bersifat politis.
3. Take-off (Lepas Landas)
  • Take-off : masa antara (interval) pada waktu halangan dan rintangan-rintangan lama terhadap pertumbuhan yang terus menerus pada akhirnya dapat diatasi.
  • Kekuatan-kekuatan yang menimbulkan  kemajuan ekonomi yang mengakibatkan dorongan-dorongan yang terbatas dan kantong kegiatan ekonomi modern meluas dan mulai menguasai masyarakat ? untuk masyarakat pertumbuhan sudah merupakan keadaan normal.
  • Pada masa ini, tingkat investasi dan tabungan efektif dapat naik. Walau tingkat investasi pada masa prasyarat dapat lebih besar dari 5% dimana diperlukan overhead capital tapi sukar untuk menciptakan prasyarat teknis untuk lepas landas.
  • Tiap negara berbeda sekali cara melakukannya pada  masa ini.
4. Gerak Menuju Ke Kematangan (Drive to Maturity)
  • Kematangan sebagai suatu tahap dimana suatu perekonomian memperlihatkan kesanggupannya untuk melampaui industri-industri permulaan yang menggerakan take-offnya dan untuk menyerap hasil teknologi modern yang paling maju dan untuk menerapkannya dengan efisien pada sebagian besar dari sumber yang dimiliki.
  • Gerak menuju ke kematangan merupakan keadaan pertumbuhan ekonomi yang terus menerus. Perekonomian tumbuh dengan teratur dan perluasan pemakaian teknologi modern secara menyeluruh pada kegiatan perekonomian.
  • Timbulnya industri baru dengan cepat dan tertinggalnya industri lama/tua yang menyebabkan bertambahnya output lebih besar dari pertambahan penduduk, karena pemakaian mesin teknologi baru. Barang yang dahulu diimpor sekarang sudah berproduksi sendiri.
5. Zaman Konsumsi Massa Tinggi (High mass-consumption)
  • Pada masa ini pendapatan riil perkapita naik sampai pada suatu titik di mana sejumlah besar orang dapat membeli barang konsumsi yang melebihi kebutuhan pokok.
  • Struktur tenaga kerja berubah sedemikian rupa sehingga tidak hanya memperbesar perbandingan antara penduduk kota dan seluruh penduduk saja, tetai juga persentase penduduk yang bekerja di kantor-kantor atau pabrik yang membutuhkan keahlian.
  • Masayarakat memilih memperbesar alokasi sumber produksinya guna kesejahteraan dan jaminan sosial. Sehingga timbul Negara Kesejahteraan (welfare state) adalah suatu manifestasi dari gerak masyarakat di mana terdapat kecenderungan untuk memperbesar sumber produksinya yang digunakan untuk menghasilkan barang konsumsi tahan lama dan untuk menawarkan jasa-jasa kepada masyarakat.
Semoga membantu Sumber Bapak Yuris Univ.Dharmawangsa untuk Taufik.N.B

Komentar